Tempat-tempat Bersejarah di Madinah yang Wajib Dikunjungi
Madinah, kota suci kedua bagi umat Islam setelah Makkah, memiliki banyak tempat bersejarah yang memiliki nilai spiritual dan historis yang tinggi. Kota yang dulunya bernama Yatsrib ini menjadi tempat hijrah Nabi Muhammad SAW dan menjadi pusat perkembangan Islam pada masa awal. Berikut adalah tempat-tempat bersejarah di Madinah yang wajib dikunjungi saat Anda melaksanakan umroh atau haji.
1. Masjid Nabawi
Masjid Nabawi adalah masjid yang dibangun oleh Nabi Muhammad SAW setelah hijrah ke Madinah. Masjid ini merupakan salah satu masjid tersuci dalam Islam dan menjadi tujuan utama para peziarah di Madinah. Beberapa tempat penting di dalam Masjid Nabawi antara lain:
- Raudhah: Area antara mimbar dan rumah Nabi Muhammad SAW yang diyakini sebagai salah satu taman surga. Nabi bersabda, "Antara rumahku dan mimbarku adalah taman dari taman-taman surga."
- Makam Rasulullah SAW: Tempat dimakamkannya Nabi Muhammad SAW, Abu Bakar As-Siddiq, dan Umar bin Khattab.
- Mimbar Rasulullah: Mimbar yang digunakan oleh Nabi Muhammad SAW untuk berkhutbah.
- Pilar Hannanah: Pilar tempat Nabi Muhammad SAW bersandar saat berkhutbah sebelum mimbar dibuat.
Masjid Nabawi telah mengalami beberapa kali perluasan sejak masa Nabi Muhammad SAW hingga saat ini. Masjid ini dapat menampung lebih dari satu juta jamaah dan dilengkapi dengan payung-payung raksasa yang dapat dibuka dan ditutup secara otomatis.
2. Jabal Uhud
Jabal Uhud adalah gunung yang terletak di sebelah utara Madinah dan menjadi lokasi Perang Uhud pada tahun ke-3 Hijriah. Perang ini merupakan perang kedua antara kaum Muslim dan kaum Quraisy Makkah. Di kaki gunung Uhud terdapat makam para syuhada Perang Uhud, termasuk makam Hamzah bin Abdul Muthalib, paman Nabi Muhammad SAW.
Nabi Muhammad SAW sangat mencintai gunung Uhud dan pernah bersabda, "Uhud adalah gunung yang mencintai kami dan kami mencintainya." Mengunjungi Jabal Uhud dan makam para syuhada merupakan pengalaman spiritual yang mendalam dan mengingatkan kita pada pengorbanan para sahabat Nabi dalam membela Islam.
3. Masjid Quba
Masjid Quba adalah masjid pertama yang dibangun dalam sejarah Islam. Nabi Muhammad SAW membangun masjid ini saat pertama kali tiba di daerah Quba setelah hijrah dari Makkah. Nabi Muhammad SAW sering mengunjungi masjid ini setiap hari Sabtu, baik dengan berjalan kaki maupun berkendaraan, dan melaksanakan shalat di dalamnya.
Nabi bersabda, "Barangsiapa yang berwudhu di rumahnya kemudian mendatangi Masjid Quba dan shalat di dalamnya, maka baginya seperti pahala umroh." Oleh karena itu, mengunjungi dan shalat di Masjid Quba sangat dianjurkan bagi para peziarah yang datang ke Madinah.
4. Masjid Qiblatain
Masjid Qiblatain, yang berarti "masjid dua kiblat", adalah masjid tempat turunnya perintah Allah untuk mengubah arah kiblat dari Baitul Maqdis (Yerusalem) ke Ka'bah di Makkah. Peristiwa ini terjadi pada tahun ke-2 Hijriah saat Nabi Muhammad SAW sedang melaksanakan shalat Dzuhur.
Masjid ini memiliki keunikan karena memiliki dua mihrab (tempat imam memimpin shalat), satu menghadap ke arah Yerusalem (kiblat lama) dan satu lagi menghadap ke arah Makkah (kiblat baru). Mengunjungi masjid ini mengingatkan kita pada peristiwa penting dalam sejarah Islam dan ketaatan umat Islam terhadap perintah Allah.
5. Baqi' al-Gharqad
Baqi' al-Gharqad, atau yang lebih dikenal dengan nama Jannat al-Baqi, adalah pemakaman utama di Madinah yang terletak di sebelah tenggara Masjid Nabawi. Di pemakaman ini dimakamkan ribuan sahabat Nabi, termasuk istri-istri Nabi (kecuali Khadijah), putri-putri Nabi (kecuali Fatimah), dan banyak sahabat terkemuka seperti Utsman bin Affan, Imam Malik, dan lain-lain.
Nabi Muhammad SAW sering mengunjungi Baqi' untuk mendoakan para penghuninya. Mengunjungi Baqi' mengingatkan kita pada kefanaan dunia dan pentingnya mempersiapkan diri untuk kehidupan akhirat.
6. Masjid Jum'ah
Masjid Jum'ah, juga dikenal sebagai Masjid Wadi, adalah tempat dimana Nabi Muhammad SAW melaksanakan shalat Jum'at pertama kali dalam sejarah Islam. Peristiwa ini terjadi saat Nabi dalam perjalanan hijrah dari Quba menuju Madinah.
Masjid ini terletak di lembah antara Quba dan Madinah. Meskipun tidak sebesar dan semegah Masjid Nabawi atau Masjid Quba, Masjid Jum'ah memiliki nilai historis yang sangat penting dalam perkembangan ibadah shalat Jum'at dalam Islam.
7. Kebun Kurma
Madinah terkenal dengan kebun-kebun kurmanya yang subur. Mengunjungi kebun kurma di Madinah memberikan pengalaman yang menyenangkan dan mengingatkan kita pada kehidupan ekonomi masyarakat Madinah pada masa Nabi Muhammad SAW.
Kurma Madinah, terutama jenis Ajwa, memiliki keutamaan khusus. Nabi Muhammad SAW bersabda, "Barangsiapa yang makan tujuh butir kurma Ajwa di pagi hari, maka pada hari itu ia tidak akan terkena racun dan sihir." Membeli dan membawa pulang kurma Madinah sebagai oleh-oleh juga merupakan tradisi yang dilakukan oleh banyak peziarah.
8. Masjid Tujuh (Masjid Sab'ah)
Masjid Tujuh adalah kompleks tujuh masjid yang terletak di dekat Jabal Sal' di Madinah. Masjid-masjid ini dibangun di lokasi dimana Nabi Muhammad SAW dan para sahabat mendirikan tenda-tenda mereka selama Perang Khandaq (Perang Parit).
Masjid terbesar di kompleks ini adalah Masjid Fath, yang dibangun di tempat dimana Nabi Muhammad SAW berdoa memohon kemenangan selama Perang Khandaq. Mengunjungi kompleks Masjid Tujuh mengingatkan kita pada strategi pertahanan yang brilian yang Mengunjungi kompleks Masjid Tujuh mengingatkan kita pada strategi pertahanan yang brilian yang digunakan oleh Nabi Muhammad SAW dan para sahabat dalam menghadapi serangan musuh.
Tips Mengunjungi Tempat-tempat Bersejarah di Madinah
- Ikuti program ziarah yang diselenggarakan oleh travel umroh Anda untuk mendapatkan penjelasan yang komprehensif tentang setiap tempat
- Kenakan pakaian yang sopan dan sesuai dengan syariat Islam
- Bawa air minum yang cukup, terutama saat mengunjungi tempat-tempat di luar Masjid Nabawi
- Jaga adab dan kesopanan selama ziarah, terutama di area makam
- Manfaatkan waktu untuk beribadah dan berdoa di tempat-tempat yang memiliki keutamaan khusus
- Dokumentasikan perjalanan Anda, tetapi tetap hormati aturan yang berlaku di setiap tempat
Kesimpulan
Mengunjungi tempat-tempat bersejarah di Madinah memberikan pengalaman spiritual yang mendalam dan menambah pemahaman kita tentang sejarah Islam. Setiap tempat memiliki kisah dan pelajaran yang dapat memperkuat iman dan ketakwaan kita kepada Allah SWT.
Jika Anda berencana untuk melaksanakan umroh atau haji, jangan lewatkan kesempatan untuk mengunjungi tempat-tempat bersejarah ini. ASHR TOUR menyediakan paket umroh yang mencakup ziarah ke tempat-tempat bersejarah di Madinah dengan bimbingan dari ustadz yang berpengalaman.
Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat menjadi panduan bagi Anda yang akan mengunjungi Madinah. Aamiin.



